"AGAMA".......... Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama pasti mengajarkan cinta & kasi...
"AGAMA"..........
Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama pasti mengajarkan cinta & kasih sayang.
Bila kita cuma puasa, shalat, baca Al-Quran, pergi pengajian, datang ke masjid, ke majlis dzikir, itu belum benar2 disebut orang beragama.
Tapi, bila saat bersamaan kita menjaga dan membangun hubungan sesama, memberi manfaat kpd orang lain, menyantuni fakir miskin, memberi makan anak-anak terlantar dll, maka itulah sebaik-baik manusia beragama dan menjalankan perintah agama , seperti sabda Nabi: "Khoirun nash anfa'uhum lin nash".
Ukuran beragama seseorang bukan hanya dari kesalehan pribadinya, tapi juga dari kesalehan sosialnya.
Dalam sebuah hadis dikisahkan, suatu ketika Nabi SAW mendengar berita tentang seorang yg rajin salat dimalam hari & puasa disiang hari, tetapi lidahnya menyakiti hati orang lain.
‘’Ia dineraka !’’ sahut Nabi.
Dalam hadis lain juga diceritakan, seorang sahabat yg memuji kesalehan orang lain di depan Nabi. Nabi bertanya, ‘’Mengapa ia kau sebut orang shaleh?’’
Sahabat itu menjawab, ‘’Karena, tiap saya masuk masjid ini dia sudah shalat dengan khusyuk & tiap saya sudah pulang, dia masih khusyuk berdoa’’.
"Lalu siapa yang memberinya makan & minum?’’ tanya Nabi lagi.
"Kakaknya’’, sahut sahabat tersebut.
Lalu kata Nabi, ‘’Kakaknya itulah yg layak disebut orang shaleh’’.
Naaach ... Coba renungkan hadits tsb , Nabi mengajarkan keutamaan ibadah sosial, kemanfaatan diri buat manusia lain, yg memang sebenarnya setiap diri adalah Kholifatullah fil ardli .
Maka orang beragama ialah orang yg punya solidaritas & keprihatinan kepada manusia yg lain.
Orang beragama dan beriman- Bukan Sekedar orang-orang yg meratakan dahinya dan iktikaf masjid saja, sementara beberapa meter darinya ada orang yg butuh pertolongan/uluran tangan tidak dipedulikan.
Pesan sabda Nabi : "Kasihilah makhluk yg dibumi, maka engkau akan dikasihi yg "dilangit" !!!"
(HR.Thabrani)
Repost dari FB https://www.facebook.com/KIBAGUS
Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama pasti mengajarkan cinta & kasih sayang.
Bila kita cuma puasa, shalat, baca Al-Quran, pergi pengajian, datang ke masjid, ke majlis dzikir, itu belum benar2 disebut orang beragama.
Tapi, bila saat bersamaan kita menjaga dan membangun hubungan sesama, memberi manfaat kpd orang lain, menyantuni fakir miskin, memberi makan anak-anak terlantar dll, maka itulah sebaik-baik manusia beragama dan menjalankan perintah agama , seperti sabda Nabi: "Khoirun nash anfa'uhum lin nash".
Ukuran beragama seseorang bukan hanya dari kesalehan pribadinya, tapi juga dari kesalehan sosialnya.
Dalam sebuah hadis dikisahkan, suatu ketika Nabi SAW mendengar berita tentang seorang yg rajin salat dimalam hari & puasa disiang hari, tetapi lidahnya menyakiti hati orang lain.
‘’Ia dineraka !’’ sahut Nabi.
Dalam hadis lain juga diceritakan, seorang sahabat yg memuji kesalehan orang lain di depan Nabi. Nabi bertanya, ‘’Mengapa ia kau sebut orang shaleh?’’
Sahabat itu menjawab, ‘’Karena, tiap saya masuk masjid ini dia sudah shalat dengan khusyuk & tiap saya sudah pulang, dia masih khusyuk berdoa’’.
"Lalu siapa yang memberinya makan & minum?’’ tanya Nabi lagi.
"Kakaknya’’, sahut sahabat tersebut.
Lalu kata Nabi, ‘’Kakaknya itulah yg layak disebut orang shaleh’’.
Naaach ... Coba renungkan hadits tsb , Nabi mengajarkan keutamaan ibadah sosial, kemanfaatan diri buat manusia lain, yg memang sebenarnya setiap diri adalah Kholifatullah fil ardli .
Maka orang beragama ialah orang yg punya solidaritas & keprihatinan kepada manusia yg lain.
Orang beragama dan beriman- Bukan Sekedar orang-orang yg meratakan dahinya dan iktikaf masjid saja, sementara beberapa meter darinya ada orang yg butuh pertolongan/uluran tangan tidak dipedulikan.
Pesan sabda Nabi : "Kasihilah makhluk yg dibumi, maka engkau akan dikasihi yg "dilangit" !!!"
(HR.Thabrani)
Repost dari FB https://www.facebook.com/KIBAGUS
Loading...
