Labu dan Nabi Yunus: Ketika Nabi Yunus ditelan ikan, lalu beliau berdoa dengan doa beliau yang terkenal dalam (QS Al Anbiya'): لا إل...
Labu dan Nabi Yunus:
Ketika Nabi Yunus ditelan ikan, lalu beliau berdoa dengan doa beliau yang terkenal dalam (QS Al Anbiya'):
لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين
"Tidak ada tuhan selain Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim"
Beliau langsung diselamatkan dan dikeluarkan oleh Allah dari perut ikan. Pohon yang ditumbuhkan Allah untuknya adalah pohon ''Yaqthiin''.
Cerita ini disebutkan Allah dalam QS As Shoffat 142-147:
فالتقمه الحوت وهو مليم . فلو لا أنه كان من المسبحين . للبث في بطنه إلى يوم يبعثون . فنبذناه بالعراء وهو سقيم . فأنبتنا عليه شجرة من يقطين . وأرسلناه إلى مئة ألف أو يزيدون.
"Maka dia ditelan ikan besar dalam keadaan tercela. Maka sekiranya ia tidak termasuk orang yang banyak berrzikir. Niscaya ia akan tetap tinggal dalam perut ikan itu sampai hari berbangkit. Kemudian kami lemparkan ia ke daratan yang tandus, sedang ia sakit. Kemudian untuknya Kami tumbuhkan pohon "Yaqthiin". Kemudian Kami utus dia pada seratus ribu orang atau lebih."
''Yaqthiin'' dipahami oleh para mufassir sebagai semua pohon yang tidak mempunyai batang seperti semangka, mentimun dan labu (Tafsir Al Wasith). Ibnu Mas'ud dan Ibnu Abbas mengatakan ia adalah labu. (Tafsir Ibnu Katsir)
Kenapa Labu? Pohon dan buah labu dikenal memiliki banyak keistimewaan yang cocok dengan kondisi Nabi Yunus pada saat itu.
Inilah beberapa kelebihan pohon labu:
1- Daunnya: banyak dan lebar, sehingga bisa melindungi Nabi Yunus dari terik panas matahari di pantai terbuka yang tidak ada pepohonan.
2- Daunnya: tidak disukai lalat bahkan bisa mengusir lalat, sehingga menjadi pelindung bagi Nabi Yunus dari lalat dan gangguannya.
3- Buahnya: punya keistimewaan bisa dimakan begitu muncul tanpa menunggu matang, bisa dimakan mentah maupun matang.
4- Buahnya: mudah dipetik karena menjalar di atas tanah, sehingga Nabi Yunus tidak perlu bersusah payah memetiknya.
5- Buahnya: mudah dikunyah oleh mulut dan dicerna oleh lambung.
6- Buahnya: bisa menghilangkan haus, sehingga yang memakannya tidak perlu minum.
7- Menstabilkan dan menenangkan temperamen.
8- Mencegah panas dalam.
Para ilmuwan muslim mengatakan Allah telah mengumpulkan untuk Nabi Yunus dalam pohon labu ini makanan nutrisi, tempat berlindung dan obat.
As Suddy mengatakan: Ketika keluar dari perut ikan, keadaan Nabi Yunus seperti bayi yang baru dilahirkan (Tafsir Ibnu Katsir). Ibnu Mas'ud berkata: seperti ayam yang dicabut bulunya (Tafsir Ibnu Katsir).
Oleh karena itu tidak heran, jika Allah menyebut perlindungan Allah kepadanya sebagai sebagian ''nikmat'' Allah kepada Nabi Yunus dalam QS Al Qolam 49-50:
لو لا أن تداركه نعمة من ربه لنبذ بالعراء وهو مذموم . فاجتباه ربه فجعله من الصالحين
''Sekiranya dia (Yunus) tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela''
''lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang sholih''
Wallahu A'lam
Re-post dari FB Gus M. Afifudin Dimyathi ( Pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Darul Ulum Jombang - Jatim )

posted from Bloggeroid
Ketika Nabi Yunus ditelan ikan, lalu beliau berdoa dengan doa beliau yang terkenal dalam (QS Al Anbiya'):
لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين
"Tidak ada tuhan selain Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim"
Beliau langsung diselamatkan dan dikeluarkan oleh Allah dari perut ikan. Pohon yang ditumbuhkan Allah untuknya adalah pohon ''Yaqthiin''.
Cerita ini disebutkan Allah dalam QS As Shoffat 142-147:
فالتقمه الحوت وهو مليم . فلو لا أنه كان من المسبحين . للبث في بطنه إلى يوم يبعثون . فنبذناه بالعراء وهو سقيم . فأنبتنا عليه شجرة من يقطين . وأرسلناه إلى مئة ألف أو يزيدون.
"Maka dia ditelan ikan besar dalam keadaan tercela. Maka sekiranya ia tidak termasuk orang yang banyak berrzikir. Niscaya ia akan tetap tinggal dalam perut ikan itu sampai hari berbangkit. Kemudian kami lemparkan ia ke daratan yang tandus, sedang ia sakit. Kemudian untuknya Kami tumbuhkan pohon "Yaqthiin". Kemudian Kami utus dia pada seratus ribu orang atau lebih."
Kenapa Labu? Pohon dan buah labu dikenal memiliki banyak keistimewaan yang cocok dengan kondisi Nabi Yunus pada saat itu.
Inilah beberapa kelebihan pohon labu:
1- Daunnya: banyak dan lebar, sehingga bisa melindungi Nabi Yunus dari terik panas matahari di pantai terbuka yang tidak ada pepohonan.
2- Daunnya: tidak disukai lalat bahkan bisa mengusir lalat, sehingga menjadi pelindung bagi Nabi Yunus dari lalat dan gangguannya.
3- Buahnya: punya keistimewaan bisa dimakan begitu muncul tanpa menunggu matang, bisa dimakan mentah maupun matang.
4- Buahnya: mudah dipetik karena menjalar di atas tanah, sehingga Nabi Yunus tidak perlu bersusah payah memetiknya.
5- Buahnya: mudah dikunyah oleh mulut dan dicerna oleh lambung.
6- Buahnya: bisa menghilangkan haus, sehingga yang memakannya tidak perlu minum.
7- Menstabilkan dan menenangkan temperamen.
8- Mencegah panas dalam.
Para ilmuwan muslim mengatakan Allah telah mengumpulkan untuk Nabi Yunus dalam pohon labu ini makanan nutrisi, tempat berlindung dan obat.
As Suddy mengatakan: Ketika keluar dari perut ikan, keadaan Nabi Yunus seperti bayi yang baru dilahirkan (Tafsir Ibnu Katsir). Ibnu Mas'ud berkata: seperti ayam yang dicabut bulunya (Tafsir Ibnu Katsir).
Oleh karena itu tidak heran, jika Allah menyebut perlindungan Allah kepadanya sebagai sebagian ''nikmat'' Allah kepada Nabi Yunus dalam QS Al Qolam 49-50:
لو لا أن تداركه نعمة من ربه لنبذ بالعراء وهو مذموم . فاجتباه ربه فجعله من الصالحين
''Sekiranya dia (Yunus) tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela''
''lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang sholih''
Wallahu A'lam
Re-post dari FB Gus M. Afifudin Dimyathi ( Pengasuh Ponpes Hidayatul Quran Darul Ulum Jombang - Jatim )

Loading...