#SAVEALEPPO #SAVESYRIA #MENOLAKPROPAGANDA Di timeline bersliweran video #saveAleppo dimana penduduk Aleppo yang tak berdosa memberikan pe...
#SAVEALEPPO #SAVESYRIA #MENOLAKPROPAGANDA
Di timeline bersliweran video #saveAleppo dimana penduduk Aleppo yang tak berdosa memberikan pesan terakhir (last message) via twitter hampir secara serempak. Mungkinkah di Aleppo timur yang notabene zona perang ada listrik, apalagi WIFI maupun 3G. Jadi bagaimana ditengah peperangan mereka bisa kirimkan video dengan kualitas bagus dan update socmed setiap detik, bahkan diwawancara CNN, BBC, Al Jazeera secara prime time.
Perhatikan deh videonya. Untuk ukuran rakyat biasa, bahasa Inggrisnya bagus, bahkan beraksen Amrik. Punya follower ribuan, bahkan akunnya terverified (hello… ga sembarangan lho akun socmed itu diverified kalau bukan seleb atau orang penting). Dicek ricek, ternyata mereka ada yang activitist pro jihadist, anggota White Helmets.
Coba deh cek twitternya bocah bernama Alabed Bana, followernya 310 K dan terverified. Hmm siapa dia ya sebenarnya. Di tengah perang, dia bisa online terus menerus, mengunggah video dengan kualitas bagus. Siapa yang tidak jatuh iba dengan postingannya yang menyedihkan, sampai JK Rowling juga ngeretweet.
Kalau mau sedikit berusaha browsing lagi, coba deh cari berita-berita alternative lain dimana rakyat Aleppo bersuka cita merayakan kemenangan setelah ISIS dan konco-konconya dikalahkan oleh tentara Suriah. Kalau carinya di media mainstream pasti ga bakalan ketemu.
Mari kita doakan rakyat Suriah yang telah menderita bertahun-tahun akibat perang bisa terus kuat. Semoga mereka bisa hidup damai di negerinya tanpa campur tangan asing seperti dahulu kala.
Dan mari lebih pintar mencerna semua content di socmed. Akan digiring kemana semua berita itu, dan siapa yang diuntungkan dan dirugikan dari semua ini.
IQRA … Bacalah tanda-tanda jaman.
Quoted from Sundari Mardjuki.

Di timeline bersliweran video #saveAleppo dimana penduduk Aleppo yang tak berdosa memberikan pesan terakhir (last message) via twitter hampir secara serempak. Mungkinkah di Aleppo timur yang notabene zona perang ada listrik, apalagi WIFI maupun 3G. Jadi bagaimana ditengah peperangan mereka bisa kirimkan video dengan kualitas bagus dan update socmed setiap detik, bahkan diwawancara CNN, BBC, Al Jazeera secara prime time.
Perhatikan deh videonya. Untuk ukuran rakyat biasa, bahasa Inggrisnya bagus, bahkan beraksen Amrik. Punya follower ribuan, bahkan akunnya terverified (hello… ga sembarangan lho akun socmed itu diverified kalau bukan seleb atau orang penting). Dicek ricek, ternyata mereka ada yang activitist pro jihadist, anggota White Helmets.
Coba deh cek twitternya bocah bernama Alabed Bana, followernya 310 K dan terverified. Hmm siapa dia ya sebenarnya. Di tengah perang, dia bisa online terus menerus, mengunggah video dengan kualitas bagus. Siapa yang tidak jatuh iba dengan postingannya yang menyedihkan, sampai JK Rowling juga ngeretweet.
Kalau mau sedikit berusaha browsing lagi, coba deh cari berita-berita alternative lain dimana rakyat Aleppo bersuka cita merayakan kemenangan setelah ISIS dan konco-konconya dikalahkan oleh tentara Suriah. Kalau carinya di media mainstream pasti ga bakalan ketemu.
Mari kita doakan rakyat Suriah yang telah menderita bertahun-tahun akibat perang bisa terus kuat. Semoga mereka bisa hidup damai di negerinya tanpa campur tangan asing seperti dahulu kala.
Dan mari lebih pintar mencerna semua content di socmed. Akan digiring kemana semua berita itu, dan siapa yang diuntungkan dan dirugikan dari semua ini.
IQRA … Bacalah tanda-tanda jaman.
Quoted from Sundari Mardjuki.

posted from Bloggeroid
Loading...