Postingan sore: Seorang kawan karib yang bekerja sebagai editor di sebuah penerbitan buku2 Islam mengaku menangis kemarin saat sedang beke...
Postingan sore:
Seorang kawan karib yang bekerja sebagai editor di sebuah penerbitan buku2 Islam mengaku menangis kemarin saat sedang bekerja. Ia sedang mensyakalkan hadits Nabi SAW yang kemudian ia bagi ke grup kami. Hadits dari ibnu masud itu berbunyi:
وَعَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْآنَ فَقُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ أَقْرَأُ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ قَالَ إِنِّيْ أَحَبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِيْ فَقَرَأْتُ عَلَيْهِ سُوْرَةَ النِّسَاءِ حَتَّى جِئْتُ إِلَى هَذِهِ الْآيَةِ (فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِن كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيْدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هَاؤُلَآءِ شَهِيْدًا) قَالَ حَسْبُكَ الْآنَ فَالْتَفَتْ إِلَيْهِ فَإِذًا عَيْنَاهُ تَذْرَفَانِ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)
Hadits itu berisi dua hal. Nabi minta dibacakan AlQuran dan beliau menangis. Nabi menangis ketika tiba di surat Annisa ayat 41.
Ayat itu berisi pertanyaan bagaimana nasib orang kafir/ingkar nanti di akhirat saat orang2 mukmin menghadirkan Nabi sebagai saksi bagi amal mereka, sedang mereka tak bisa melakukan itu karna kekafiran/keingkaran mereka?
"Begitulah Nabi memikirkan kita, dan sangat sedih jika nanti tak bisa menjadi saksi bagi seluruh umatnya," ujar kawan saya itu.
Bagi saya, hadits ini juga memperlihatkan betapa rahmatnya Islam yang bersemayam di dada Nabi. Nabi menangis untuk orang kafir disitu...beliau menangis karna memperhatikan mereka...tak ada amarah di situ....tak ada kebencian....
Re-post dari FB https://www.facebook.com/efri.aditia

Seorang kawan karib yang bekerja sebagai editor di sebuah penerbitan buku2 Islam mengaku menangis kemarin saat sedang bekerja. Ia sedang mensyakalkan hadits Nabi SAW yang kemudian ia bagi ke grup kami. Hadits dari ibnu masud itu berbunyi:
وَعَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْآنَ فَقُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ أَقْرَأُ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ قَالَ إِنِّيْ أَحَبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِيْ فَقَرَأْتُ عَلَيْهِ سُوْرَةَ النِّسَاءِ حَتَّى جِئْتُ إِلَى هَذِهِ الْآيَةِ (فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِن كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيْدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هَاؤُلَآءِ شَهِيْدًا) قَالَ حَسْبُكَ الْآنَ فَالْتَفَتْ إِلَيْهِ فَإِذًا عَيْنَاهُ تَذْرَفَانِ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)
Hadits itu berisi dua hal. Nabi minta dibacakan AlQuran dan beliau menangis. Nabi menangis ketika tiba di surat Annisa ayat 41.
Ayat itu berisi pertanyaan bagaimana nasib orang kafir/ingkar nanti di akhirat saat orang2 mukmin menghadirkan Nabi sebagai saksi bagi amal mereka, sedang mereka tak bisa melakukan itu karna kekafiran/keingkaran mereka?
"Begitulah Nabi memikirkan kita, dan sangat sedih jika nanti tak bisa menjadi saksi bagi seluruh umatnya," ujar kawan saya itu.
Bagi saya, hadits ini juga memperlihatkan betapa rahmatnya Islam yang bersemayam di dada Nabi. Nabi menangis untuk orang kafir disitu...beliau menangis karna memperhatikan mereka...tak ada amarah di situ....tak ada kebencian....
Re-post dari FB https://www.facebook.com/efri.aditia

Loading...