"HIKMAH DI BALIK SETIAP PERISTIWA" Allah SWT berfirman: وَجَاءُوا عَلَى قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَ...
"HIKMAH DI BALIK SETIAP PERISTIWA"
Allah SWT berfirman:
وَجَاءُوا عَلَى قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًا فَصَبْرٌ جَمِيلٌ وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ
"Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) darah palsu. Ya'qub berkata, "Sebenarnya diri kalian sendiri yang memandang baik perbuatan (buruk) ini; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kalian ceritakan.” (QS. Yusuf : 18)
Sebuah kisah penuh hikmah bagi siapapun yang mau berusaha mengkaji dan memahami Al-Qur'an guna dijadikan pelajaran dan pegangan hidup sehari-hari dalam menghadapi apapun situasi dan kondisi yang menimpa, karena sesungguhnya semua peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan ini, pada dasarnya merupakan Kuasa Allah untuk menguji kesungguhan iman serta keislaman kita selama menjalani kehidupan di dunia ini.
Adapun paling sedikitnya hikmah yang bisa kita serap dari Firman Allah SWT di atas adalah:
1. Kita di anjurkan untuk bersikap tenang dan tidak responsif (terburu-buru bersikap), setiap kali mendengar dan menyaksikan peristiwa yang datang menimpa.
2. Kita di anjurkan untuk tetap bersikap baik, walaupun kepada mereka yang kita ketahui secara pasti telah membohongi dan menyakiti diri kita.
3. Kita di anjurkan tetap berbahasa santun kala menjawab setiap berita, meskipun khabar itu disampaikan oleh mereka yang menyalah kepada kita.
4. Kita di anjurkan untuk mengedepankan sabar dan doa di dalam menghadapi setiap peristiwa yang menimpa, karena keduanya merupakan perintah Allah SWT.
5. Sikap-sikap yang demikian itu merupakan Adab (Tata Krama) seorang hamba yang selalu merasa tak berdaya jika tidak mendapat pertolongan Allah SWT.
"Wa Allahu A'lamu bi Mudharihi."
Semoga bermanfaat....
Re-post dari FB https://www.facebook.com/asih.syarief

Allah SWT berfirman:
وَجَاءُوا عَلَى قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًا فَصَبْرٌ جَمِيلٌ وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ
"Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) darah palsu. Ya'qub berkata, "Sebenarnya diri kalian sendiri yang memandang baik perbuatan (buruk) ini; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kalian ceritakan.” (QS. Yusuf : 18)
Sebuah kisah penuh hikmah bagi siapapun yang mau berusaha mengkaji dan memahami Al-Qur'an guna dijadikan pelajaran dan pegangan hidup sehari-hari dalam menghadapi apapun situasi dan kondisi yang menimpa, karena sesungguhnya semua peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan ini, pada dasarnya merupakan Kuasa Allah untuk menguji kesungguhan iman serta keislaman kita selama menjalani kehidupan di dunia ini.
Adapun paling sedikitnya hikmah yang bisa kita serap dari Firman Allah SWT di atas adalah:
1. Kita di anjurkan untuk bersikap tenang dan tidak responsif (terburu-buru bersikap), setiap kali mendengar dan menyaksikan peristiwa yang datang menimpa.
2. Kita di anjurkan untuk tetap bersikap baik, walaupun kepada mereka yang kita ketahui secara pasti telah membohongi dan menyakiti diri kita.
3. Kita di anjurkan tetap berbahasa santun kala menjawab setiap berita, meskipun khabar itu disampaikan oleh mereka yang menyalah kepada kita.
4. Kita di anjurkan untuk mengedepankan sabar dan doa di dalam menghadapi setiap peristiwa yang menimpa, karena keduanya merupakan perintah Allah SWT.
5. Sikap-sikap yang demikian itu merupakan Adab (Tata Krama) seorang hamba yang selalu merasa tak berdaya jika tidak mendapat pertolongan Allah SWT.
"Wa Allahu A'lamu bi Mudharihi."
Semoga bermanfaat....
Re-post dari FB https://www.facebook.com/asih.syarief

Loading...