Ini tentang SELF CONFIDENT, Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana Rafa bisa punya kepercayaan diri sebesar itu? All out setiap perfor...
Ini tentang SELF CONFIDENT,
Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana Rafa bisa punya kepercayaan diri sebesar itu? All out setiap performance, sepertinya tidak pernah demam panggung. Sebenarnya ada sepenggal cerita dibalik itu. Semoga bisa sedikit memberi makna
Cerita ini bermula ketika ia tiba tiba bertanya kepada saya, "Ma, telingaku aneh ya? Aku jelek ya?" Saya balik bertanya, "Kata siapa?" Dia menjawab lagi, "Ya banyak ma, kata teman temanku". Hmm, saya langsung putar otak saat itu. Ini pertanyaan penting yang nggak boleh saya jawab sekenanya.
Saya kemudian berkata dengan sangat meyakinkan, sengaja agar langsung masuk ke pusat keyakinannya. "Temen temen Rafa pasti nggak tau kalau telinga Rafa adalah ciri ciri telinga orang sukses." Saya kemudian browsing foto foto pemimpin dunia dan orang orang hebat, dan menunjukkan kepadanya kalau telinganya mirip dengan telinga mereka. Ia manggut manggut. Kemudian saya bilang lagi. Ada 2 kemungkinan orang yang mengejek orang lain.
1. Ia butuh merendahkan orang lain untuk feel good about them self. Sebenarnya ia rendah diri, dan dia mengcover perasaan rendah dirinya dengan mengejek orang lain. Dia pikir dia akan feel enough kalau orang lain lebih rendah.
2. Ejekan itu pujian terselubung. Tapi ia tidak punya nyali untuk memuji secara langsung. Ia takut dengan memuji berarti dirinya menjadi buruk.
Komentar Rafa, "Brarti kasihan dong ma, orang orang seperti itu?" "Iya", saya bilang. Marah sebentar nggak papa. Tapi jangan biarkan mereka membuatmu sedih dan jangan percaya apa yang dikatakan mereka.
Demikianlah, sejak saat itu ia percaya dan yakin, bahwa ia adalah anak beruntung dengan telinga hoki sebagai tandanya.
Dari cerita ini saya cuma pengen bilang, banyaaak sekali kesempatan bagi kita orang tua, untuk membangun kepercayaan diri anak anak kita. Dan adalah sesuatu yang sangat mudah dilakukan dalam setiap kesempatan, asal kita tahu selahnya . Impactnya sangat besar, akan dia bawa sepanjang hidupnya. Mereka sayang kepada kita, mereka percaya kepada kita. Bantulah mereka untuk menemukan kekuatan dalam diri mereka.
#Ceritaku dan anakku 05
Re-post dari akun fb Septi Irma

Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana Rafa bisa punya kepercayaan diri sebesar itu? All out setiap performance, sepertinya tidak pernah demam panggung. Sebenarnya ada sepenggal cerita dibalik itu. Semoga bisa sedikit memberi makna
Cerita ini bermula ketika ia tiba tiba bertanya kepada saya, "Ma, telingaku aneh ya? Aku jelek ya?" Saya balik bertanya, "Kata siapa?" Dia menjawab lagi, "Ya banyak ma, kata teman temanku". Hmm, saya langsung putar otak saat itu. Ini pertanyaan penting yang nggak boleh saya jawab sekenanya.
Saya kemudian berkata dengan sangat meyakinkan, sengaja agar langsung masuk ke pusat keyakinannya. "Temen temen Rafa pasti nggak tau kalau telinga Rafa adalah ciri ciri telinga orang sukses." Saya kemudian browsing foto foto pemimpin dunia dan orang orang hebat, dan menunjukkan kepadanya kalau telinganya mirip dengan telinga mereka. Ia manggut manggut. Kemudian saya bilang lagi. Ada 2 kemungkinan orang yang mengejek orang lain.
1. Ia butuh merendahkan orang lain untuk feel good about them self. Sebenarnya ia rendah diri, dan dia mengcover perasaan rendah dirinya dengan mengejek orang lain. Dia pikir dia akan feel enough kalau orang lain lebih rendah.
2. Ejekan itu pujian terselubung. Tapi ia tidak punya nyali untuk memuji secara langsung. Ia takut dengan memuji berarti dirinya menjadi buruk.
Komentar Rafa, "Brarti kasihan dong ma, orang orang seperti itu?" "Iya", saya bilang. Marah sebentar nggak papa. Tapi jangan biarkan mereka membuatmu sedih dan jangan percaya apa yang dikatakan mereka.
Demikianlah, sejak saat itu ia percaya dan yakin, bahwa ia adalah anak beruntung dengan telinga hoki sebagai tandanya.
Dari cerita ini saya cuma pengen bilang, banyaaak sekali kesempatan bagi kita orang tua, untuk membangun kepercayaan diri anak anak kita. Dan adalah sesuatu yang sangat mudah dilakukan dalam setiap kesempatan, asal kita tahu selahnya . Impactnya sangat besar, akan dia bawa sepanjang hidupnya. Mereka sayang kepada kita, mereka percaya kepada kita. Bantulah mereka untuk menemukan kekuatan dalam diri mereka.
#Ceritaku dan anakku 05
Re-post dari akun fb Septi Irma

posted from Bloggeroid
Loading...