Berikut re-post dari Beritaindonesia.com Tersingkapnya tabir kebohongan penculikan Evelyn Tiandy!! http://goo.gl/pLZzNX 1. Ternyata sete...
Berikut re-post dari Beritaindonesia.com
Tersingkapnya tabir kebohongan penculikan Evelyn Tiandy!! http://goo.gl/pLZzNX
1. Ternyata setelah dikonfirmasi , pada rekaman CCTV terdapat sosok ayah Evelyn yang mendatangi mantan istri dan anaknya untuk menjemput Evelyn.
Hal ini jelas diketahui oleh ibu Evelyn selaku pelapor pada saat kejadian, terbukti dengan laporannya ke polresta tangerang yg melaporkan ayah Evelyn sebagai pelaku penculikan ditanggal 17 Mei 2016, dan pada pengakuannya kepada sejumlah media pada tanggal 2 Juni.
2. Kepada media, ibu dari Evelyn memberikan pernyataan bahwa yg menculik adalah orang tak dikenal dan kemudian berkembang menjadi kekhawatiran mengenai kemungkinan Evelyn menjadi korban perdagangan anak, pemerkosaan, dan bahaya lainnya.
Padahal sang ibu sudah mengetahui secara jelas bahwa yg mengambil saat itu adalah sang ayah dari evelyn.
3. Keterangan ini diperkuat dengan pengakuan dari kuasa hukum pihak ayah Evelyn yang menyebutkan bahwa pengacara pihak ibu Evelyn pernah menghubunginya dan menanyakan kabar sang anak di tanggal 18 Mei.
4. Secara hukum juga sudah dinyatakan bahwa hak asuh anak telah jatuh ke tangan sang ayah, walaupun pada kenyataannya menurut pengakuan ayah Evelyn dia tidak bisa bertemu dengan anaknya karena disembunyikan oleh ibunya selama ini.
5. Jalan hukum pun sudah ditempuh sang ayah melalui KPAI ( Komisi Perlindungan Anak Indonesia ) dan polisi, KPAI sempat mengundang Ibu dari sang anak untuk datang mediasi namun sayangnya undangan tersebut tidak digubrisnya.
Ada apakah gerangan dengan motif di balik kebohongan publik ini ?

Tersingkapnya tabir kebohongan penculikan Evelyn Tiandy!! http://goo.gl/pLZzNX
1. Ternyata setelah dikonfirmasi , pada rekaman CCTV terdapat sosok ayah Evelyn yang mendatangi mantan istri dan anaknya untuk menjemput Evelyn.
Hal ini jelas diketahui oleh ibu Evelyn selaku pelapor pada saat kejadian, terbukti dengan laporannya ke polresta tangerang yg melaporkan ayah Evelyn sebagai pelaku penculikan ditanggal 17 Mei 2016, dan pada pengakuannya kepada sejumlah media pada tanggal 2 Juni.
2. Kepada media, ibu dari Evelyn memberikan pernyataan bahwa yg menculik adalah orang tak dikenal dan kemudian berkembang menjadi kekhawatiran mengenai kemungkinan Evelyn menjadi korban perdagangan anak, pemerkosaan, dan bahaya lainnya.
Padahal sang ibu sudah mengetahui secara jelas bahwa yg mengambil saat itu adalah sang ayah dari evelyn.
3. Keterangan ini diperkuat dengan pengakuan dari kuasa hukum pihak ayah Evelyn yang menyebutkan bahwa pengacara pihak ibu Evelyn pernah menghubunginya dan menanyakan kabar sang anak di tanggal 18 Mei.
4. Secara hukum juga sudah dinyatakan bahwa hak asuh anak telah jatuh ke tangan sang ayah, walaupun pada kenyataannya menurut pengakuan ayah Evelyn dia tidak bisa bertemu dengan anaknya karena disembunyikan oleh ibunya selama ini.
5. Jalan hukum pun sudah ditempuh sang ayah melalui KPAI ( Komisi Perlindungan Anak Indonesia ) dan polisi, KPAI sempat mengundang Ibu dari sang anak untuk datang mediasi namun sayangnya undangan tersebut tidak digubrisnya.
Ada apakah gerangan dengan motif di balik kebohongan publik ini ?

Loading...